Kategori
Instrumentasi MKG

Penelitian Bidang Instrumentasi MKG

UP2KM STMKG telah menghimpun data karya tulis yang dipublikasikan oleh para pengajar Program Studi D-IV Instrumentasi MKG sejak tahun 2011 hingga 2022. Tercatat telah terbit 118 karya tulis dengan 33 di antaranya telah terindeks scopus. Berdasarkan analisis kata kunci, terdapat 177 kata kunci yang digunakan dalam berbagai publikasi bidang di instrumentasi MKG. Kumpulan kata kunci tersebut kemudian dikelompokkan menggunakan Cluster Army dan Instant Clue sebagai analysis tools. Lima puluh kata kunci yang paling sering digunakan dalam penelitian di prodi meteorologi dapat dilihat pada word cloud di Gambar 1. Ukuran frasa pada diagram word cloud menggambarkan seberapa sering frasa tersebut dipilih sebagai kata kunci pada karya tulis ilmiah yang dipublikasi. Kata kunci paling poluper dalam penelitian di bidang instrumentasi adalah machine learning dengan penggunaan sebanyak 14 kali. Secara lebih jelas, distribusi penggunaan kata kunci dapat dilihat pada Gambar 2.

Gambar 1 Word Cloud Kata Kunci Penelitian Bidang Instrumentasi MKG
Gambar 2 Diagram Batang Kata Kunci Penelitian Bidang Instrumentasi MKG

Selain analisis kata kunci, dilakukan pula analisis judul penelitian berdasarkan lokasi kajian seperti yang tersaji pada peta interaktif di bawah ini. Berbeda dengan ketiga program studi lainnya, secara umum penelitian di bidang instrumentasi tidak memiliki lokus atau area spesifik penelitian. Hal ini dikarenakan penelitian berfokus pada optimasi maupun inovasi peralatan MKG. Meskipun demikian, beberapa karya tulis memiliki lokus penelitian yang didominasi wilayah barat Indonesia.

Kategori
Geofisika

Penelitian Bidang Geofisika

Dalam rentang waktu 2004 – 2022, tercatat telah terbit 249 karya tulis yang dipublikasikan oleh para pengajar Program Studi D-IV Geofisika STMKG dengan 143 di antaranya telah terindeks scopus. Berdasarkan analisis kata kunci, terdapat 305 kata kunci yang digunakan dalam berbagai publikasi bidang geofisika. Kumpulan kata kunci tersebut kemudian dikelompokkan menggunakan Cluster Army dan Instant Clue sebagai analysis tools. Lima puluh kata kunci yang paling sering digunakan dalam penelitian di Prodi D-IV Geofisika dapat dilihat pada word cloud di gambar 1. Ukuran frasa pada diagram word cloud menggambarkan seberapa sering frasa tersebut dipilih sebagai kata kunci pada karya tulis ilmiah yang dipublikasi. Gempabumi merupakan kelompok kata kunci yang paling sering digunakan dalam penelitian geofisika yakni sebanyak 66 kali. Kata kunci berikutnya yang sering muncul adalag seismic/seismik dengan 11 kali kemunculan (Gambar 2).

Gambar 1 Word Cloud Kata Kunci Penelitian Bidang Geofisika
Gambar 2 Diagram Batang Kata Kunci Penelitian Bidang Geofisika

Selain analisis kata kunci, dilakukan pula analisis judul penelitian berdasarkan lokasi kajian seperti yang tersaji pada peta interaktif di bawah ini. Pada peta terangkum penelitian yang telah dilakukan di berbagai provinsi di Indonesia. Karya tulis yang tidak memiliki domain area tertentu serta karya tulis dengan skala penelitian nasional maupun internasional tidak ikut tergambar pada peta interaktif di bawah.

Secara umum penelitian di bidang geofisika telah dilakukan di seluruh Indonesia. Meskipun jika ditilik berdasarkan provinsi, masih terdapat beberapa provinsi yang dikaji oleh para peneliti geofisika STMKG.

Kategori
Klimatologi

Penelitian Bidang Klimatologi

UP2KM STMKG telah menghimpun data karya tulis yang dipublikasikan oleh para pengajar Program Studi D-IV Klimatologi sejak tahun 2006 hingga 2022. Tercatat telah terbit 205 karya tulis dengan 82 di antaranya telah terindeks scopus. Berdasarkan analisis kata kunci, terdapat 127 kata kunci yang digunakan dalam berbagai publikasi bidang klimatologi. Kumpulan kata kunci tersebut kemudian dikelompokkan menggunakan Cluster Army dan Instant Clue sebagai analysis tools. Lima puluh kata kunci yang paling sering digunakan dalam penelitian di prodi meteorologi dapat dilihat pada word cloud di Gambar 1. Ukuran frasa pada diagram word cloud menggambarkan seberapa sering frasa tersebut dipilih sebagai kata kunci pada karya tulis ilmiah yang dipublikasi. Secara lebih jelas, distribusi penggunaan kata kunci dapat dilihat pada Gambar 2.

Gambar 1 Word Cloud Kata Kunci Penelitian Bidang Klimatologi
Gambar 2 Diagram Batang Kata Kunci Penelitian Bidang Klimatologi

Selain analisis kata kunci, dilakukan pula analisis judul penelitian berdasarkan lokasi kajian seperti yang tersaji pada peta interaktif di bawah ini. Pada peta terangkum penelitian yang telah dilakukan di berbagai provinsi di Indonesia. Karya tulis yang tidak memiliki domain area tertentu serta karya tulis dengan skala penelitian nasional maupun internasional tidak ikut tergambar pada peta interaktif di bawah.

Kategori
Meteorologi

Penelitian Bidang Meteorologi

Dalam rentang waktu 2008 – 2022, tercatat telah terbit 223 karya tulis yang dipublikasikan oleh para pengajar Program Studi D-IV Meteorologi STMKG dengan 45 di antaranya telah terindeks scopus. Berdasarkan analisis kata kunci, terdapat 198 kata kunci yang digunakan dalam berbagai publikasi bidang meteorologi. Kumpulan kata kunci tersebut kemudian dikelompokkan menggunakan Cluster Army dan Instant Clue sebagai analysis tools. Lima puluh kata kunci yang paling sering digunakan dalam penelitian di prodi meteorologi dapat dilihat pada word cloud di gambar 1. Ukuran frasa pada diagram word cloud menggambarkan seberapa sering frasa tersebut dipilih sebagai kata kunci pada karya tulis ilmiah yang dipublikasi. Hujan lebat merupakan kelompok kata kunci yang paling sering digunakan dalam penelitian meteorologi yakni sebanyak 61 kali. Kata kunci berikutnya yang sering muncul adalah satelit dengan 38 kali kemunculan (Gambar 2).

Gambar 1 Word Cloud Kata Kunci Penelitian Bidang Meteorologi

Selain analisis kata kunci, dilakukan pula analisis judul penelitian berdasarkan lokasi kajian seperti yang tersaji pada peta interaktif di bawah ini. Pada peta terangkum penelitian yang telah dilakukan di berbagai provinsi di Indonesia. Karya tulis yang tidak memiliki domain area tertentu serta karya tulis dengan skala penelitian nasional maupun internasional tidak ikut tergambar pada peta interaktif di bawah.

Secara umum dapat dilihat bahwa penelitian di bidang meteorologi telah dilakukan dari ujung barat hingga ujur timur kepulauan Indonesia. Meskipun jika ditilik berdasarkan provinsi, masih terdapat beberapa provinsi yang belum dijangkau oleh penelitian meteorologi STMKG. Penelitian terbanyak dilaksanakan di Pulau Jawa, terutama di Provinsi Jawa Tengah.

Kategori
Tak Berkategori

Halo dunia!

Selamt datang di WordPress. Ini adalah pos pertama Anda. Sunting atau hapus, kemudian mulai menulis!